Home / Blog / Jasa Website Toko Online / Alasan Mengapa Rumah Bali Memiliki Angkul Angkul Batu Bata
Alasan Mengapa Rumah Bali Memiliki Angkul Angkul Batu Bata

Alasan Mengapa Rumah Bali Memiliki Angkul Angkul Batu Bata

     5 / 10 Reviews
 83 view

Dengan keberadaan bangunan Angkul Angkul Batu Bata di bagian pintu masuk sangat mencerminkan bahwa itu merupakan rumah Bali. Dimana bangunan angkul angkul ini merupakan pintu masuk utama ke dalam area rumah.

Saat ini, angkul-angkul tidak hanya terbuat dari batu bata saja kan tetapi ada yang terbuat dari batu cadas dan beton cetak. Biasanya ada juga yang dihiasi ornamen-ornamen ukiran tradisional untuk menambah kesan yang lebih estetik.

Mengapa Rumah Bali Dilengkapi Angkul-Angkul?

Angkul Angkul Bahan Batu Bata Bali
Angkul Angkul Bahan Batu Bata Bali - sumber: www.flickr.com

Pertanyaan ini memang seringkali muncul di benak setiap orang ketika melewati rumah masyarakat Bali. Menurut masyarakat Bali, keberadaan angkul angkul dengan daun pintu ini dipercaya sebagai pelindung agar si pemilik rumah terhindari dari gangguan dari luar khususnya yang bersifat niskala (tak kasat mata).

Selain Angkul-Angkul, Rumah masyarakat Bali umumnya juga dikelelilingi oleh tembok penyengker atau yang dikenal disebut dengan tembok pembatas.

Angkul Angkul Tradisional Bali
Angkul Angkul Tradisional Bali - sumber: pinterest.com

Tembok penyengker ini akan dibuat menyambung dari sisi kanan, mengelilingi bangunan rumah, hingga tersambung di bagi sisi kiri dari angkul-angkul. Ini juga memiliki fungsi sebagai pelindung agar si penghuni rumah terhindari gangguan dari hal-hal yang bersifat negatif dari luar.

Selain sebagai perlindungan, keberadaan angkul-angkul dengan tembok penyengker ini juga merupakan bentuk privasi bagi pemilik rumah. Dengan kata lain, agar apa yang dimiliki oleh penghuni rumah tidak dilihat oleh banyak orang dari luar rumah.

Apa Perbedaan Angkul Angkul Dengan Candi Bentar?

Candi Bentar Bali
Candi Bentar Bali - sumber: pinterest.com 

Angkul-angkul dan Candi Bentar memang nampak sama dari segi kegunaannya, yaitu: sebagai pintu masuk. Namun pada faktanya, angkul angkul dan candi bentar ini merupakan 2 hal yang berbeda. Perbedaan diantara keduanya dapat dilihat di pada bagian:

  1. Ukuran Lebar Pintu Masuk

Angkul-angkul memiliki lubang pintu masuk dengan lebar orang dewasa dengan posisi bercekak pinggang. Sementara, Candi Bentar mempunyai ukuran lebar lebih dari 2 – 3 meter.

  1. Bagian Atap

Angkul-angkul mempunyai atap penghubung diantara sisi kanan dan sisi kirinya. Sementara, Candi Bentar umumnya tidak memiliki atap dan hanya terlihat seperti 2 candi yang sedang berdiri sehingga sering disebut sebagai split gate oleh wisatawan asing.

  1. Penempatan

Angkul-angkul biasanya hanya dibangun pada area pintu masuk untuk rumah biasa. Sementara, Candi Bentar umumnya dapat ditemukan pada area pintu masuk Pura dan Puri (sebutan untuk tempat tinggal para bangsawan).

Bagian-bagian di atas merupakan pembeda secara umum. Sebenarnya, ada perebedaan-perbedaan lainnya bila ditelusuri secara lebih spesifik lagi.

Give Review :

Can I Visit Bali in New Year 2021?

Sign up below to keep updated on Bali Reopening during Coronavirus

Send Comment


Contact :

Keep up to date with the latest news, events, press releases, and information.

Share :
email
email
line
facebook
twitter
email whatsapp line facebook twitter